1.

Layanan Preventif – Promotif

Pelayanan Pencegahan penyakit atau pelayanan Preventif-Promotif yang diberikan berupa penyuluhan kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehingga masyarakat terhindar dari penyakit. Dalam hal ini KMC bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI.

Metoda penyuluhan tersebut dapat dilaksanakan:

ü

Dalam ruangan yang masing-masing diikuti oleh maksimal 30 orang setiap ruangnya yang dilaksanakan secara rutin dan terjadwal bertempat di KMC dengan materi penyuluhan yang telah disusun sebelumnya.

ü

Kunjungan ke rumah warga, sekolah, klub kesehatan,  pos yandu, pos lansia sehat, dll.

ü

Pembuatan perkumpulan atau klub sehat seperti Klub Osteoporosis, Klub Lansia, Klub Jantung Sehat, Klub Diabetes, Klub Hipertensi, dll.

2.

Layanan Kuratif Dasar

Pelayanan pengobatan  dasar atau pelayanan kuratif dasar dilaksanakan oleh Dokter Umum dan Dokter Gigi. Pelayanan kesehatan yang diberikan berupa Konsultasi kesehatan umum dan gigi, tindakan kedaruratan medik dasar sebelum dirujuk ke Sarana Kesehatan yang lebih lengkap, tindakan penumpatan/tambal gigi dan pencabutan gigi dasar.

3.

Layanan Laboratorium

Pelayanan Laboratorium yang kami sediakan berupa Laboratorium klinik sederhana yaitu Hematologi Dasar (Pemeriksaan Darah Dasar) dan Pemeriksaan Widal bagi pasien yang demam lebih dari 3 (tiga) hari. Hasil pemeriksaan akan membantu dokter untuk menegakkan diagnosa penyakit yang diderita oleh pasien.

4.

Layanan Farmasi

Pelayanan farmasi atau pelayanan obat-obatan kepada pasien-pasien yang diresepkan oleh dokter umum dan dokter gigi. Tentunya dengan mempertimbangkan kondisi penyakit pasien, rasional, dan tidak berlebih-lebihan. Sesuai indikasi medis dan meminimalkan resiko efek samping.

5.

Layanan Advokasi Kesehatan

Pelayanan Advokasi yang diberikan berupa pelayanan pendampingan bagi pasien yang memerlukan pelayanan kesehatan tingkat lanjutan baik Klinik Utama ataupun Rumah Sakit Pemerintah Daerah/Pusat maupun Rumah Sakit Swasta sehingga pasien tidak mengalami kesulitan baik dalam hal administratif maupun prosedural dalam mendapatkan pelayanan yang diperlukan.