Cegah stroke sekarang juga!

Adapun, untuk menghindari stroke seseorang bisa melakukan tindakan pencegahan termasuk membiasakan diri menjalani gaya hidup sehat. Berikut adalah 10 langkah yang dapat Anda lakukan guna menghindarkan diri dari serangan stroke.

Gejala Stroke

 

Pada tingkat awal, masyarakat, keluarga dan setiap orang harus memperoleh informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke adalah serangan otak yang secara sederhana mempunyai lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan sangat difahami. Hal ini penting agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya serangan stroke.

Tanda-tanda utama serangan stroke :

Penyebab Stroke

Mengenal penyakit stroke, mulai dari gejala, penyebab dan cara pencegahan. Apa itu stroke? Stroke adalah serangan otak yang timbulnya mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Dengan kata lain penyakit stroke ini merupakan penyakit pembuluh darah otak (serebrovaskuler) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) hal ini disebabkan karenakan adanya penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak sehingga pasokan darah dan oksigen ke otak berkurang dan menimbulkan serangkaian reaksi biokimia yang akan merusakkan atau mematikan sel-sel saraf otak.

Doa Memohon Kesembuhan

Ada suatu waktu yang mustajab untuk berdoa, dimana doa tersebut tidak akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu

Cinta Sehat

Di antara sekian banyak nikmat yang Allah berikan kepada manusia, sehat merupakan nikmat mahal dan berharga yang kerap dilalaikan. Rasulullah pun, dalam sabdanya mengatakan; ‘’Dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu yakni sehat dan waktu luang.’’ [HR.Bukhari]

Beribadah setelah sahur

Ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin Pramono mengungkapkan bahwa kebiasaan tidur setelah makan sahur dapat menyebabkan potensi penyakit stroke lebih besar.

Berdasarkan hasil penelitian seperti dilansir tribunnews, orang yang memiliki jeda paling singkat antara makan dan tidur

Stroke memang menakutkan dan sebagian besar pasti tak ingin memikirkannya. Bila Anda benar-benar ingin menghindari, maka ada pengetahuan wajib yang perlu di simak.

Pilihan kecil bisa menyelamatkan. Mungkin ini bukan keputusan besar tapi bisa sangat besar efeknya, seperti memilih merebus atau mengukus masakan daripada menggorengnya. Memilih memasukkan banyak sayuran saat membuat tumisan, atau bergerak menyapu, dan menata rumah sambil menonton tv, alih-alih hanya duduk diam di sofa.

Tak hanya itu Anda pun perlu melihat riwayat stroke dalam keluarga dan potong riwayat itu. Anda tak memilikinya? Luar biasa, namun bukan berarti bebas dari risiko tersebut. Gen sepertinya hanya berperan kecil dalam stroke dan serangan jantung. Fokuslah terhadap penyebab utamanya,mulai dari tekanan darah tinggi, diabetes, merokok, ritme detak jantung tak teratur, sumbatan arteri dan bahkan laju uisa.

Waktu emas perawatan otak penderita Stroke. Ada obat yang bisa menyelamatkan sel-sel otak dalam beberapa jam setelah stroke iskemik (tipe yang paling umum), menyerang, tipe obat ini adalah penghancur gumpalan yang menyumbat pembuluh darah otak.

Jadi, begitu anda menandai ada keluarga memiliki gejala awal stroke (yang Anda bisa ingat dari empat daftar di bawah) larikan  rumah sakit atau pusat stroke terdekat sececepat mungkin.

Menelpon ambulans dan menyerukkan kata 'Stroke' bisa menggandakan atau meningkatkan empat kali lipat kesempatan untuk segara memulihkan pasien dengan obat pencair gumpalan di pembuluh darah otak.

Datang terlambat sedikit saja, sudah menjadi alasan, mengapa hanya 1 dari 25 orang yang benar-benar dinyatakan masih perlu mendapatkan perawatan tersebut.

Anda masih belum yakin dengan gejala awal stroke, inilah tips yang dibagi oleh Real Age, think F-A-S-T, (berpikir cepat) terhadap empat hal ini.

Face (Wajah)
: Mintalah yang bersangkutan untuk tersenyum,(jika itu Anda, lihatlah ke cermin). Bila satu sisi wajah melorot, itu bisa jadi stroke.

Arm (Lengan): Minta orang yang bersangkutan mengangkat tangan. Bila satu tangan tak bisa mengangkat tangan lurus benar, alih-alih mengambang ke depan, maka itu kemungkinan stroke.

Speech (Bicara):
 Minta yang bersangkutan untuk mengulang kalimat sederhana. Bila bicaranya cadel, gugup dan tidak jelas, bisa jadi ia terkena stroke.

Time (Waktu): 
Jangan ragu segera telpon ambulans atau larikan ke rumah sakit segera.

a1897 121
Siapa pun tentu tak mau terkena stroke. Karena itu, langkah pencegahan menjadi hal yang sangat penting. Dalam hal mencegah stroke, ada yang dinamakan pencegahan primer dan pencegahan sekunder.

Bagi orang yang belum terkena stroke, tapi punya risiko stroke, maka upaya yang bisa dilakukan adalah berusaha menyembuhkan penyakit yang menjadi faktor risiko stroke. Tapi hal itu tidak cukup.

Pemeriksaan Papsmear GRATIS

Syarat Pendaftaran Pemeriksaan Pap Smear  Gratis sebagai berikut:

 

1. Fotokopi Kartu BPJS Kesehatan / Askes/ KJS/ KIS

2. Fotokopi KTP  DKI Jakarta

Pertolongan pertama Selain upaya pencegahan, hal lain yang perlu diketahui adalah pertolongan pertama pada stroke. Ini penting karena ketika seseorang terkena stroke, maka orang-orang di sekelilingnya biasanya akan panik. Padahal pertolongan pertama pada detik-detik pertama setelah terjadinya stroke, sangat menentukan 'nasib' penderita. Berikut ini beberapa tips dari ahli syaraf dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dokter H Samino SpS(K) untuk menolong seseorang yang mengalami stroke. 

* Pada prinsipnya penanganan stroke harus dilakukan dengan cepat, tepat dan akurat. Sebelum tiga jam, sudah harus ada kepastian stroke-nya jenis apa. Dengan begitu, bisa segera dilakukan tindakan-tindakan medis. 

* Kalau ada seseorang terkena stroke, segera bawa dia ke rumah sakit yang mampu mengangani itu. Artinya, rumah sakit itu harus memiliki tenaga ahli dan peralatan untuk melakukan tindakan. 

* Jika stroke terjadi ketika orang berada di daerah yang jauh dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang memadai, maka terpaksa penanganannya dilakukan secara darurat. Caranya sebagai berikut: 

1. Baringkan penderita dengan posisi kepala 30 derajat dari tempat tidur. Dilihat apakah muntah atau tidak. Kalau muntah maka kemungkinan pembuluh darahnya pecah. Dilihat juga pernapasannya apakah lancar atau tidak. Kalau penderita stroke mau muntah maka posisi kepala agak dimiringkan, sehingga muntahan bisa keluar dan tidak mengganggu saluran pernapasan. 

2. Setelah itu segera hubungi dokter untuk memberikan pertolongan pertama. 

skema-stroke-ilustrasi- 130503160608-604
Hingga saat ini, stroke masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Gangguan ini merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di dunia, setelah penyakit jantung dan kanker.

Sementara di Indonesia, stroke justru menjadi penyebab kematian nomor satu. Karena itu, sudah selayaknya Anda waspada. Apalagi stroke biasanya datang mendadak. Tak peduli saat orang sedang bersantai, makan, bekerja, bahkan bercanda dengan keluarga, tiba-tiba saja petaka itu datang. 

Hampir setiap orang doyan menyantap daging. Jangan cemas, tujuan artikel ini adalah melindungi anda, bukan para hewan empat kaki tersebut, mengenai mengapa perlu mengurangi porsi daging merah dalam menu sehari-hari.

Alasannya sangat jelas, mereka meningkatkan risiko penyakit jantung, sindrom metabolisme, berbagai tipe kanker dan lebih dari yang orang lain tahu, stroke.

Cuma butuh sedikit untuk menghasilkan banyak kerusakan. Salah satu studi besar di AS seperti yang dilansir Real Age, menunjukkan bahwa wanita yang menyantap 3,6 ons (360 gram) daging merah setiap hari--kurang dari satu burger kecil, mengalami peningkatan risiko terserang stroke hingga 42 persen dibanding mereka yang hanya menyantap 100 gram daging per hari.

Efek daging olahan lebih buruk lagi, hanya 150 gram tiap hari bisa menggenjot risiko stroke hingga 15 persen.

Bagaimana mungkin daging bisa mengakibatkan 'kekacauan' dalam tubuh? Penyebabnya adalah lemak yang bisa menyumbat pembuluh darah dan kandungan garam yang tinggi saat daging diproses. Duo ini bisa mempercepat produksi radikal bebas yang merusak sel dan meningkatkan tekanan darah, para biang kerok dari stroke.

Jadi mengapa anda harus mengambil risiko sering menyantap daging merah ketika banyak sumber protein lain tersedia sebagai tambang gizi?

Berikut ini santapan dari protein hewani yang tak kalah sedap dari daging

Ikan: Salmon, tuna dan makarel sangat kaya omega-3 yang sehat bagi jantung dan jelas baik untuk tubuh anda.

Daging ayam atau kalkun tanpa kulit, tofu hingga susu tanpa lemak
: Semua ini masuk kategori protein rendah kalori yang cocok untuk membentuk otot serta menjaga anda awet muda.

Kacang: Kacang-kacangan juga sumber protein yang bagus dan banyak dari mereka--terutama walnut dan almond--memiliki kadar kolesterol LDL yang menyebalkan. Walnut mengandung kadar omega 3 enam kali lebih banyak dari kacang lain.

Biji-bijian: Beberapa anggotanya, seperti kacang hijau, buncis, kedelai selain tinggi protein juga kaya serat plus mengandung si antioksidan, flavonoids.

Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap cuaca panas yang saat ini melanda sejumlah kota, termasuk Kota Medan dan sekitarnya. Karena, bukan hanya dapat menyebabkan biang keringat dan infeksi saluran pernapasan, namun cuaca panas juga berisiko menjadi pencetus penyakit stroke.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Umar Zein, di Medan, Rabu (24/4), mengatakan udara panas yang terlalu tinggi, dapat menyebabkan dehidrasi bahkan sampai pingsan. Inilah yang menyebabkan terjadinya heat strokeyang merupakan ancaman serius karena dapat berakibat kematian atau kecacatan fatal.

"Heat stroke ini, biasa terjadi di lingkungan yang suhunya tinggi. Umumnya, kondisi ini terjadi di daerah panas yang kelembabannya rendah, seperti di Arab Saudi, orang yang berada di sana tidak berkeringat karena keringatnya menguap sehingga dia dehidrasi dan pingsan. Tapi kalau di Indonesia, keringat kita banyak dan membuat kita haus sehinga heat stroke jarang terjadi," katanya.

Namun, katanya, cuaca panas dengan kelembaban tinggi seperti di Indonesia tidak secara langsung menyebabkan stroke, melainkan hanya menjadi pencetus atau pemicu terjadinya stroke. "Kalau cuaca panas di Indonesia tidak secara langung menyebabkan stroke, atau mengakibatkan pemecahan pembuluh darah. Namun, hanya sebagai pemicu pembuluh darah yang sudah menyempit karena dehidrasi menjadi tersumbat," katanya.

Faktor risiko terjadinya stroke ini, antara lain penderita hipertensi, diabetes, obesitas, dan kadar lemak darah tinggi dan untuk usia yang rentan mengalami penyakit stroke pada umumnya adalah usia dewasa.

Menurut dia, untuk mengatasi hal ini yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan faktor resiko, misalnya jika diabetes agar diturunkan kadar gulanya, hipertensi harus diturunkan tekanan darahnya, dan jika karena kadar lemak darah juga harus diturunkan kadar kolestrol dengan cara menjaga makanan, diet, dan olahraga.

ubi2
Menurut WHO kanker adalah penyakit tidak menular kedua yang menyebabkan kematian sedunia. Di Taiwan penyakit kanker menduduki rangking tertinggi penyebab kematian. Di Indonesia sendiri, persentase kematian akibat kanker telah mencapai 6,6 persen. Dan diprediksikan akan terus meningkat sampai 60 persen sampai tahun 2030.